Standar

Hummmmh…

Hari ini aku ke kampus,, muter-muter-muter-muter…. puyeeeeeeeeeeeng.. Duh mana nyari dosen gag ketemu2,, yang di tungguin di depan ruangannya sampe luwaaamaaaaa buanget, 1 jam ada deh nongkrong di situ,, rupanya???

Dosennya udah ada di situ dari tadi jugaaaaaa,,, itulah akibat dari manusia kuliah yang ndak tahu wajah dosen bernama Bu A.tanya-tanya temen juga rupanya dia MALAH MENJERUMUSKAN..

“Mas, itu bukan yang namanya Bu endang?” ( nunjuk-nunjuk manusia berjilbab di dalam ruangan)

” Oooo,, Bukan-bukan itu,, Bu endang tu rambutnya pendek,,, Iya to? ( malah balik nanya ma cowok laen di sebelahnya )

“He’eh,,he’eh..!!rambutnya pendek,, itu mah Bu Purwati” jawab yang satunya sambil nunjuk yang di dalem.

“Oooo??” akhirnya aku kembali duduk terbengong menunggu Si ibu dosen.

1 menit

2 menit

30 menit

40 menit

1 jam

Duuuuh mana si ni dosen.

Trus, tiba-tiba ada embak-embak juga yang ngambil SPK nimbrung.

“Piye? wes teko?”

“Durung ik,, lha piye ki, nyoh di telpon wae dosenne” jawab salah satu cowok di sebelahku.

“Aku gag duwe nomere je..”

“Nyoh,, ngomong, ki nomere,,ngomong aku wes kemeng ki bu ngono”

“Yo”

beberapa detik setelah telepon.

“Lha katane wes neng ruangan ik”, lalu si cewek berjalan menuju ruangan,, lalu dengan mata melotot menoleh pada kami yang duduk. ” Lha iki opo wonge?????!!!”

“Ndi?” Kami menyaut saling bebarengan.

“Kok?”aku kaget,, lalu kami pada cengengas-cengenges..

lalu dengan pedenya si cowok tadi nanya.. ” Emang ibu ya yang namanya bu endang? hehe(merenges), ndak tau e bu..”

Ealaaaaaah yung-yung,, kemeng leh ku ngenteni…

Iklan

Selamat hari anak nak…

Standar

“Aku lelah sekali….”

Bolehkah kataitu terucap dari bibirku?

Aku sangat lelah,,berada di posisi ini terus menerus,,, bukankah sabar ada batasnya?

Aku memang sangat mencintaimu,,sangat amat,,,

Tapi selalu seperti ini,, selalu,,mungkin benar aku adalah perempuan yang paling tak pantas di cinta,, bahkan oleh anakku sendiri,,, seandainya hidupku berakhir hari ini,, apa akan ada yang menyesal karenanya,,, hikxz…

Ingin sekali aku menjadi aku yang dulu,,selalu nerimo,,tapi…

ini tak adil….

aku ini apa? istri apa babu?mama apa babu
?kenapa semua orang memperlakukanku selayaknya babu,,bahkan pembantuku,,,apa ini adil??

Sudahlah..

apa gunanya aku saat ini..

pergi saja…

go away…

entah sekarang mereka sedang apa,kemungkinan terbesar adalah menertawaiku,, menertawai kesalahanku,,menertawai ,,,, hikx,,hikx,,,

atau sepulang dari sini semua orang akan menamparku satu persatu,memaki-makiku karena aku sudah membuat seorang anak kecil menangis,

Ini aku,, “Istrimu Yah…”

Ini aku..” mamamu dek”,,

bukan dia,,bukan,,,Dia tu cuma disuruh mbahmu untuk jagain kamu,,,bukan dia ibumu…

hikz,,,

lalu,, mama ini apa dek?

lalu kenapa kamu membiarkan mama di suruh suruh begitu saja,, dan kamu bahkan nggak mau mama,, mama salah apa dek sama kamu?

mama tu sayang adek,,pengen peluk adek,,hanya mama dan adek,, gag ada yang menggerecoki,, kenapa sulit..

Sekarang mama disini,terdampar,, entahlah,,mama bahkan tak ingin pulang,, mama malu,,, sangat malu,,,mama tak lagi dibutuhkan bukan?

Dan untukmu Yah? aku ini apa?aku ini siapa? kenapa Ayah selalu seperti ini?

Aku

Standar

Aku mencintai suamiku…

Dari mulai kenal dan selamanya.

Meski masalah sering mengguncang seiring perjalanan kami dalam membina rumah tangga,tapi akhirnya jika Tuhan angkat bicara,, segera selesai juga masalahnya.

Maka,, Bukankah seharusnya aku berterimakasih pada Alloh Tuhanku?…

Semoga,, jika kalian berada pada posisi yang sama denganku,, mari,, berterimakasih pada Tuhan kita…

Sekarang suamiku bekerja,, dan aku??hehe berleha-leha,,tapi kan yang penting tetep harus berterimakasih..

I luv U GOD

I luv U my Husband

n Than,, I luv U my Baby…

Siap-siap

Standar

Besok tepatnya jam 9 pagi aku harus mengikuti ujian skripsi..

Gilaaaaaa,,, seragam hitam putihku katut temen kost pindahan,, lantas ketika mau kusamperin,,, eeee rupanya dia pulang kampung… Nangis… NAngis deh aku… Hikz,, Hikzz

Kauwand-kauwand… Mohon doanya eaaaaa,,, muga besok vee isa mengikuti ujian dengan benar,, pagi-pagi sekali harus udah dapet seragamnya,,, daaaan… moga aja dosen pengujinya ngantuk,,, Hehe… NgaREP!!!

SMS ULANG TAHUN II

Standar

o> ALva

Loe Bukan anak kecil yang mesti dituntun terus…

Loe mesti bisa melangkah sendiri…

Dan kami kan tetap selalu ada untukmu kawan

Hidup loe ya loe yang nentuin

Heppy be’dey…

Luph U mbak…

=============================

o> Ida

Kini dan esok hanya roda waktu

bahtera hidup hari

jadikanlah kenangan yang terindah sebagai selimut hati

jadikan penerang dalam sanubari

siramilah cinya untuk tumbuh mewangi

karena itu adalah lambang dari cinta sejati

Met Ulatah Ya O’ok caiyyank.. semoga panjang umur+ sukses+rajin ibadah+berbakti ke2 ortu+mudah rizki

==============================

o> Susi

Tik..3x, waktu berdetik, tak mungkin bisa untuk hentikan .

Menit, jam berputar begitu cepat, tanpa kamu sadari telah bertambah 1 tahun usiamu sejak kamu terlahir.Moga dihari bahagiamu ini tercapai segala impian,cita dan cinta, di sayang ortu,temen, sahabat, pacar.

Lebih instropeksi diri tuk lanjutkan hidup di masa depan. Have a nice day.. Gud lak yaaaa…

========================

Sms Sahabat 2

Standar

Sob Cinta tu cuma gt2 kan?

* Ngeliat

*suka

*kenalan

*minta no.hp

*smsan

*pdkt

*ngedate

*nembak

*jadian

* brantem

*eh putuz..

*nangiz

*jomblo lago de?

Bandingin dg prsahabatan kita

*ktemu

*seneng bareng

*sedih bareng

terpisah jarak ttp sms kyk Q ma km…

Sob, gag da yg namanya mantan sahabat bukan?

Twi moetZ…

=============

Sejauh apapun kita berpisah,

ssibuk apapun Qt nanti,

Q ingin km taw bahwa mski langkah kita brbeda nantinya

Waktu takkan prnah memudarkan gelar kita sbgai “sahabat”

Malena

========

Huruf pa yg pwaling maniz?

A-B-C-D-E-F-G-H-I-J-K-L-M-N-O-P-Q-R-S-T-U-V-W-X-Y-Z

APA YAH?

APA HAYO??

“Q” dunk… hehhe masa’ “u” ?

beuuugh…

Twi’

==================

Mau tau 3 hal yang paling aku suka?

1. Matahari

2.bulan

3. kamu

1. kalu matahari untuk siang

2. kalu bulan untuk malam

3. kalau kamu untuk selamanya

thanks to be my friends

==========================

Lupa Tuhan???

==> iiihh…

NERAKA

Lupa orang tua??

==> Oops….

DURHAKA

Lupa sesama

==> Ah

BIASA

Lupa Ma Vee???

==>Eeeehm…

MANA BISA???!!!

============================

Jika swtu hari nanti…

Entah besok sekarang atau kapan saja

Aku tak bernafa lagi

Ketahuilah kawan…

Bahwa 1 hadia terindah adalah..

“Mengenalmu”

======================

Seringkali CINTA bikin sakit hati

KEKASIH bikin lupa diri

KEGAGALAN cinta bikin patah hati

Namun

Indahnya PERSAHABATAN bikin hidup jadi berarti

=======================

Secarik coret-moretnya hati, Untukmu Wahai pangeran tak ber pegasus.

Standar

Untukmu orang yang di ujung sana, yang aku tak tau sedang memikirkan apa, sedang menarikan hayal apa, menyanyikan kidung hati sunyikah, kecewa kah, rindukah, atau malah bersuka cita atas kemenanganmu?.
Ini Untukmu pangeran tanpa kuda putih dan sayap utuh. “Sempurna!”
*
“Kekanak-kanakan” memang menyebalkan ya? hingga karena dua kata yang tergabung ganda itu kau melenggang pergi.
“Alasan yang bagus. Sungguh Bagus.”
Bila ingin mengubahku,jelas tak akan bisa bukan? Tentu kau tau itu.
Dan Aku?
Akupun tentu akan menggelengkan kepala dengan keras. Sekeras-kerasnya seandainya perlu. Bahkan jika Mahmed,Yosep, Mozez, Fir’aun, Dajjal, Devil, Adam, atau siapapun di perintahkan untuk mengubah “kekanak-kanakanku” belum tentu gelengan menjadi anggukan.

Karena itu kau dengan sangat mudah menyuruhku berubah.

Tak taukah kau, wahai seorang sempurna di sana?

mungkin tak tau, Oke! ku jelaskan. Camkan baek-baek :

“Aku begini untuk mengatasi masalahku, setidaknya dengan masalah yang membelit-belitku, memutar-mutarkan otakku, Aku bisa menggadaikan hatiku dan menyuap air mata agar tak terjatuh dengan ” kekanak-kanakanku”. Tawa masih renyah di mulutku bukan? Senyum masih terus tersungging tanpa tedeng aling-aling, meski sebenarnya ada sesuatu yang aku sembunyikan. Setidaknya jiwa kanak kanakku mengobatiku dari dewasanya dunia.

Teruskan saja kau melenggang, tanpa jejak. Kurasa itu yang kau mau sebenarnya. Bukan karena alasanmu “kekanak-kanakan” itu. Karena seharusnya kau tau sejak awal, sejak kisah itu hendak kau urai.
Tak usah lagi menoleh, aku pun tak kan lagi menunggu.
Tak perlu lagi tersenyum, karena aku pun sudah beku.

“Baiklah. the end….”
Senyum miris ini akan tetap miris. Tapi tetap pergilah “Boy ”

Nur Jehan, Joshua Martin Limyadi and 2 others like this.

Busta Tamin at 1:32pm May 25
daku disini adem-adem aja…!!!hehehehe..
Oktaviana Virgi at 1:41pm May 25
baguslah maz.. nanda,,, hehe
Darahbiroe Biroe at 1:42pm May 25
apaan cihh si oneng ini menuh2hin dinding aku aja corat coret sembarangan wae

dah gitu XL sangad 😀

Anshor Muhammad at 2:15pm May 25
wuihwuihwuih luwr biasa ini tulisan, berkarakter, kuat secara narasi, dipenggal dimana saja masih bisa dinikmati. aku suka yang ini.
Addiehf Katakataku at 2:56am May 26
Sungai masih mengalir, namun
Hati masih terkalahkan, tapi
Hidup harus diteruskan

Perasaan ini siap tuk berubah, danRead More
Air mata pun tersapu jauh, namun
Rasa harap s’lalu datang dan telah

“Keep writing vee…”

Oktaviana Virgi at 8:41am May 26
@ Darah biru : Ben to maz,, XL lah lah,, biar kata eXtra Lebay jujjah itu maz coret moret ny hati… wehehehe

@ Mas Anshor : ini hanya secarik coret moretnya hati maz.. meski vee tak tau adakah yang di sana juga membacanya,,tapi setidaknya sedikit lega.

@ Maz Adi: iya mas. jalan yang vee lalui setiap hari juga masih jalan yang sama.Read More
Bintang yang vee tunjuk juga masih tergantung di tempat yang sama.
Langit yang menaungi vee juga masih langit yang sama.
Bumi yang vee pijak pun masih tetap sama.
Jadi selama itu pula harapan yang vee punya juga masih sama. Tak ada pangeran tanpa pegasus juga masih ada banyak pangeran berpegasus. hihii

Addiehf Katakataku at 10:07am May 26
Semangat…..!!!!!
Oktaviana Virgi at 10:17am May 26
SEMANGATTTT!!!!
Abdullah Sajad at 2:40pm May 26
wow. semangat.. hehe. dahsat.
Oktaviana Virgi at 12:11pm May 27
Sayang Jiwa ini kenapa jadi rapuh lagi ya hari ini?
Joshua Martin Limyadi at 7:12pm May 28
Sayangilah jiwamu sendiri. Ungkapan yang manis, Virgi.
Fitrah Anugerah at 9:50pm May 28
Coretan penamu yang kau coretkan di kertas putih semoga mencoret hati hitamnya jadi putih…
DHany Huga at 9:59am May 29
hMmm….
vEe tak ada yang sempurna di dunia ini
dan yang sempurna itu hanya sang Pencipta itu sendiri
jangan lah berubah bila memang belum
kita bukan boneka sesama daging busukRead More
sahabat takkan memaksa mu berbuat itu
kekanak2an???apanya???
jangan dengarkan mereka atau siapapun itu
itu hidupmu kau yang berhak menjalankannya
kaya yang kalo kamu susah mereka mau membantu
paling cuma sekedar “yang sabar yagh, semangat yagh”
bagus sigh, ta[i jangan hanya karena itu mereka merasa berhak atas jalan hidup mu……^_^

SO WHAT THE FUCK THEY SAY

Oktaviana Virgi at 4:20pm May 30
@ Josh : Makasih dah mampir dengan segenggam siraman bathin : ” Sayangilah Jiwamu sendiri “,, Iya,, semoga bisa vee lakukan.

@ Maz Fit : Amin,, Itu Do’a yang vee harapkan bisa segera terkabul.

@ Dhany : Dhan,,”So What The Fuck They Say “…Read More
Kehadiranmu kali ini membakar jiwaku lagi Dhan,,, Iya.. Trimakasih..

Judul yang ….

Standar
*sebuah posting yg sempat nangkring di FB ku

gulung gemulung pedih ini
Mencuat menembus ulu
letihkan raga
memeras air di pelupuk mata.
Kau rajam kejam hati yang tulus oleh cinta

Nyatanya kau pergi jua

Perih menyabik, menggarami melukai hati…
AKu lemah?
Salah,, aku hanya tak biasa.

Air mata sudah tak berharga
Dahaga cinta tak terpuaskan benih air meski setetes.
Terik panas belati apimu
Mencumbui luka yang telah kau garami itu.
Kau asinkan.
Seperti ikan Asinnya mas Fitrah yang terus meratapi kebodohannya terpancing umpan yang mematikan.

bianglala si pelangi tak lagi temani
Hanya iblis umpatan, makian, cacian tertuju padamu.
Lalu?
Lagi-lagi airmata menjuntai menggerus-gerus luka yang menganga.
Periiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

ih…
“Damn!!!”
Written about 2 months ago · Comment · LikeUnlike

BU DWI

Standar

Bu Dwi..
Ada yang mengenalnya?
Dia Ibuku,
Baiklah ku perkenalkan meski fotonya tak ter Upload disini, tapi dia Ibuku.

Bu Dwi,, Wanita bermata sipit dan tai lalat bertengger di tengah hidungnya.
Wanita tegar yang selalu kekar menantang hidup yang semakin Sukar.
“Aku mencintainya.”

Bu Dwi…
Ibu guru yang di segani di Sekolahnya karena galaknya minta ampun,
Iya galaknya minta ampun.
Dulu,, aku sering di marahinya karena suaraku yang fals.
Karena suaraku selalu merusak lagu yang di dendangkan seluruh penghuni kelas.
Dia marah-marah dan menyuruhku bersuara lirih saja.

Bu Dwi…
Ibu yang Perfectsionis di rumah kami.
Sekali bersalah, langsung di teot nya lenganku hingga lebam biru.
Sekali bersalah langsung diseretnya tangan mungilku ke kamar.
Lalu di kuncinya Pintu.

Bu Dwi,,
Ah, masakannya selalu ku rindu.
Sambal bajak dan sayur lodeh berbau harum menyengat hidung.
menggoyangkan lidah merah ku.
Membuat peruku dangdutan dat..dut..dat..dut..

Bu Dwi,,,
Yang selalu melambaikan tangannya mengantar kepergianku hingga tak saling lihat.

Bu Dwi,,
Yang selalu menantiku di ujung pintu Dengan mata Sayu,,
Lalu tersenyum dan memelukku,
Menciumku, tapi tak bertanya kabar.
Hanya menarik tanganku dan membawaku ke ruang makan.
Selalu terhidang masakan penyambut datangku.

Ah,, Bu Dwi.. Tau saja kalau perutku selalu kelaparan jika sampai di ujung pintumu.

I Mizz U mah,,,

Putri Bu Dwi yang teronggok di Semarang tercintah