Sakit …!!! aku sakit….!!!

Standar

JIka memang hari ini adalah hari penghabisan masaku bersama PUw,, mungkin aku memang harus merelakannya…
Aku memang tak sempurna untuknya.
Aku begitu ingin mempertahankan ini, bahkan kami sangat jarang bertengkar dengan hal-hal yang prinsipil, kami lebih sering bertengkar tentang hal-hal yang tak penting seperti makan apa? pulang jam berapa? yang lucu-lucuan dan kekanak-kanakan saja.
Tapi kali ini, sungguh aku tak bermaksut memulai konflik, aku hanya ingin menyelesaikan konflik batinku dg membicarakan ini dengannya. Aku tak ingin kekanak-kanakan terhadap diriku.
Aku tak ingin tersenyum diluar, tapi merintih di dalam.
Aku ingin pure tersenyum dengan hati.
Tapi ketika aku membahas ini, semuanya malah menjadi konflik besar antara kami.
Puw marah.
sampai dia nanya ” Maumu apa?!!!!!”
Yang intinya mungkin dia mengira aku akan menjawab ” PUtus”.
Tapi kata-kata itu tak pernah terfikir di benakku sedikitpun.
Aku begitu menghargai hubungan kami, jalinan ini begitu murni di mataku, cintanya pun masih kurasakan hingga saat dia marah sekalipun.
” kalau kamu tanya pa mauku, aku hanya mau kamu, kamu yang nggak seperti ini, aku hanya ingin di hargai dlm hal ini puw”.
———“Cep, diam, hening”——–

Setelah itu, tak ada lagi sms untukku.
Gelisah sekali rasanya, rindu sekali hatiku, bahkan pelupuk mataku pun tak pernah membiarkan hatiku sesakit ini menanti detik-detik penghabisan jalinan yang kami bina ini.
“tes…tes..tes,,” air mataku tak henti mengalir dan menetes di keyboardku…
ku kuatkan hanya untuk sekedar menulis di sini.

6 responses »

  1. kehidupan memang berjalan
    kadang saat perpisahan akan datang kita selalalu meminta waktu untuk berhenti dan tidak ada berpisah

    namun suatu keinginan yang kita inginkan
    semaunya akan sebaliknya
    so semangat terus buat hidup ini

  2. hhhhh.aaaa…wwww…. hebat sekali…. nih sakit satu ini lain dg lainnya, perasaan udah banget senang nyata tidak sesuai, udah senang sekali 100% tapi gagal….gagal… lagi. tapi sgt putus asah dong tetap semangat dan maju terus sgt mundur selangkah pun. pasrah kepada sang maha kuasa yang menciptakan/menghidupkan dan mematikan. Amiin….
    Hidup ini penuh dengan cobaan, rintangan, musibah, dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s