“Mekaaaaaaaaaa! pliz stop ur O’ON face”

Standar

Ugh,, bOring..boring..boring…!!!!

“Ooops,,,!” dari pada boring gini mah, mendingan aku inget-inget masa lalu aja ah…

Gara-gara barusan liat pak polisi lewat jadi keinget-masa-masa harus berhadapan dengan pak pol…

Dulu…

Waktu Aku lagi asik jadi marketingnya Danamon, aku punya rekan kerja, namanya Meka. Si Meka ini kebetulan belum mahir bener naek motor, di tambah dia nggak punya modal buat bikin SIM ( kaleee…), maksutnya modal waktu, dan modal keberanian untuk naek motor riwa-riwinya ( pan bikin SIM musti riwa-riwi kesana-kemari). Nhah,, karena Meka belum berani naek motor muter-muter, akhirnya aku mau juga berkorban mboncengin dia kesana kemari dengan jurus ngebutku yang suka bikin Meka kapok, tapi yo masih tetep ngikut lagi besoknya,,, hehe😀

Karena keseringan bareng, kita pun sampe jadi sehati, sehati GOBLOG ma PIKUNNya tapi,,😦

Pernah suatu hari, Aku dan Meka pulang dari mencari mangsa. Kami harus melewati jalan Tawang yang cuma satu arah itu lhooo, Dan kebetulannya lagi,, disitu lagi ada operasi lalu lintas,, ah biasa tanggal tua…

Melihat rombongan “Pak pol”, si Meka langsung salah tingkah dan kelimpungan minta putar arah…

“Vee!!! kita putar balik ajah,,noh ada Pak pol!!” Katanya sambil nunjuk-nunjuk rombongan Pak pol yang lagi nyetopin motor lewat.

“Lhoh? emang mu muter kemana jeng? Kan ini satu arah!! nggak da gang pula!” Aku meminggirkan motorku, untuk menenangkan dia.

“Tapi….” si meka masih memperlihatkan tampang khawatirnya.

“Tapi apa? gak papa Mek, Pak polnya nggak bakal mbrakot kamu kok” Aku menenangkan,, Meka mulai memperlihatkan ketakutan yang berlebihan, dengan keringat dingin mengucur di tubuhnya,,

” Tapi Aku nggak punya SIM Veee!!!!!” Meka malah berteriak panas..

Tapi yo malah bikin aku ngguyu,, huwakakakk,,

Ealah meeeek,,,mek,, aku membatin..

“Meka,,, Ni yang mboncengin siapa?” Aku bertanya halus ingin menyadarkan si “Aneh” yang satu itu.

“Kamu…” Dia masih memperlihatkan tampang nggak tau menahunya, terus minta penjelasan dariku,, sumpeeeeh o’on banget, tawaku tak habis untuknya.

“Kalo tau yang di depan aku, terus kenapa kamu yang takut gag punya SIM?!!!” Aku berteriak menyadarkannya lagi…

“oooooooo, emangnya yang nebeng nggak di minta ngumpulin SIM ya?” Masih dengan tampang o’on.

“MEKAAAAAAAAAAAAAAAA!!!” habis kesabaranku…

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s