“BAKSO”..it’s My Life,,,(Bakso Oh Bakso)

Standar

Masih inget tentang betapa sebuah makanan bernama bakso telah membuatku muak karena mengakhiri sebuah kisah yang susah payah kurajut?
Sebuah makanan berjenis “BAKSO”, yang telah membuat emosiku labil.
Sebuah makanan berjenis “BAKSO” yang menjadi “kambing hitam”kemarahanku?

SemalamSebuah “BAKSO” yang ku kambinghitamkan itu menyertai kebersatuanku dengan sang pangeran,, ouh bakso,,,,

“Neng, nebeng?” Puw menawariku nebeng berangkat kerja,,yang berarti dia harus dengan rela menjemputku pulang kerja, trus harus juga menemaniku sampe saatnya aku berangkat kuliah,, lalu dengan rela pula akan mengantarku ke gedung dimana aku menimba ilmu, gedung dimana aku bertegur sapa dengan teman-temanku, dan meninggalkanku menikmati setiap kata yang keluar dari mulut sang Dosen, yang membuat otakku berputar dengan setiap katanya.
“Ngerepotin nggak?” ini terucap karena masih melekat kuat di ingatanku tentang betapa aku selalu merepotkannya, meskipun dia tak pernah mengeluh untuk itu,, bahkan dia sering bilang, kalau dia selalu menikmati setiap apa yang bisa ia lakukan untukku.
“nggak si, tapi ya seperti biasa, kalau pulang kamu harus menungguku sampai jam 5”,,,
“Yupz,,”
“Siap-siap ya sayang”,,,
Lalu tak berapa lama, dia datang menjemputku dan menggandengku menuju motornya,,

================
Jam 4 lebih sedikit Puw sudah berada di tempatku mengaiz rejeki, tumben? batinku.
“Ko cepet?” aku memulai perbincangan.
“Iya, dah kangen ok sama kamu” Wuzhhh,,, aku melayang ( gila booooooo’, dia kangen aku,,)
Sesampainya di kost, aku langsung mengajaknya keluar lagi menuju Swalayan, banyak banget keperluan yang harus kubeli.
Lalu sholat maghrib di Masjid yang dekat dari Jalan raya.
Truz,,,Dia nanya,,”Kamu laper?”
“Hum’uh” aku mengangguk keras,,( dengan sedikit sok imut tentunya).
“Kita makan Bakso ya?” Puw menawariku.
“Lhoh? kamu kan juga lapar Puw, kamu nggak maem nasi aja?” Aku mencoba menolak.
“Bakso yang sebelah mana sayang?” Puw tak menjawab pertanyaanku, sedikit membuat bulu kudukku berdiri,, jarang sekali dia memanggilku “Sayang”, dengan sebegitu seriusnya, paling biasanya hanya di SMS aja, atau saat sedang sekedar guyon saja.
Lalu tanpa Ba-Bi-bu, dia mengarahkan roda yang kami tumpangi ini ke warung Bakso di daerah Sampangan, dimana dia pernah mengajakku kesana.
“Puw, kita maem nasi aja, kasihan perutmu” aku mencoba menggagalkan rencananya, aku hanya tak ingin mengulangi kesalahanku, perutnya masih kosong, kasihan dia, lagipula dia tak terlalu suka dengan makanan yang aneh-aneh, dia cukup hanya dengan “Nasi”, lahwong roti aja nggak doyan, ada beberapa roti yang mau dia makan, tapi ya itu, hanya “mau” aja, bukan “harus”, atau “seneng”, “eneg” katanya.
“Nggak ah, kita makan BAKSO aja, aku nggak mau mengulangi kesalahanku, aku mau mbayar kesalahanku yang kemaren”..
“hrghhrgr,,”( susah nih nulis perasaanku yang ini)
Aku hanya senyam-senyum aja di balik bahunya, senyum karena merasa dia terlalu lucu, senyum juga karena merasa sukses diperhatikan, tapi senyum juga karena omongannya dia,, dan senyumku tak henti-hentinya sampai di tempat tujuan, hingga bakso yang aku hadapi habis ludes oleh mulut rakusku, senyumku tak henti hingga ia mengantarku ke kampus, senyumku tak henti hingga ia melambaikan tangannya dan merelakanku menikmati keindahan ilmu yang di berikan Dosenku.
Senyumku tak henti hingga tulisan ini ku terbitkan…
semoga senyumku takkan usai,
semoga senyum di hatiku ini, selalu sumringah,,
senyum yang membuatku begitu nyaman,,,
Ouh senyumku,,,
Ouh Bakso
Hayah!!!

2 responses »

  1. hehehe bakso itu makanan wajibku dihari sabtu siang…soale tiap hari itu bawwaannya pengen ngebaso aja…

    eh jeung ntar tambah ndut lho kebanyakakn ngebaso hehehehe

    o> Vee
    kalau tinggi 156 cm berat 45 klg tuh dah gendut bgt lum ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s