“Jatuh cinta”

Standar

Vee mu memperpanjang Soal asal kata “jatuh cinta”, kenapa bukan “terbang cinta” ataw “naik cinta”??? . Ini cuma soal feeling dan inisiatif Vee aja loh.. May be,,, Jatuh itu sama dengan terperosok. Entah ke sumur, ke tempat yang lebih rendah, atau hanya lubang kecil yang siapapun yang terjatuh, bisa langsung bangkit berdiri, namun tidak menutup kemungkinan untuk terperosok ke jurang yang mengerikan, mematikan, tapi mungkin di sana ada kehidupan lain yang lebih indah, mungkin ada air jernih yang mengalir, buah-buahan beraneka ragam yang lezat, dan menggiurkan, pemandangan yang begitu menyejukkan bagi mata siapapun yang menikmatinya. Meski mungkin juga ada bebatuan tajam yang siap terinjak, atau bahkan terhujam. Ada dunia yang mungkin sama sekli belum pernah terjajaki, ada rasa penasaran yang selalu menggelayuti hati, “bagaimana jika aku kesana?” “bagaimana jika aku kesitu?” “akan terjadi apa di sini?” Penasaran-pebnasaran yang tak seharusnya. entahlah,, mungkin itu definisi jatuh.. nah kalu jatuhnya jatuh cinta? itu berarti terperosok kedalam sebuah cinta. sebuah dunia baru yang belum pernah terbayang sebelumnya. Amazing…!! kamu bahkan bisa menjadi manusia paling gila sedunia saat itu. Kamu bisa menangis dan tertawa bersamaan. Tanpa sebab. Tanpa alasan. There is no reason!!!. Kurang gila apa?? Kamu bahkan dengan rela di injak-injak oleh “sang pujaan hati”, yang mungkin sebenarnya tak membalas cintamu. Atau kamu rela menghabiskan waktumu hanya untuk menemani sang cewek yang lagi gelap mata jalan-jalan di mall,,(tentu kalau ini nggak cuma korban waktu, tapi juga korban biaya hmm..mm) Nhah itu masih jatuhnya,, lhah kalau udah masuk ke perangkap cinta yang membingungkan itu gimana? yang begitu luas itu bagaimana?. Yah kalau jalannya cuma satu dan lurus, lhah kalau banya dan berkelok?? Waaah penasaran-penasaran itu bakalan bermunculan. Mungkin, itu kenapa pernikahan bakalan jadi jalan keluar yang paling the best. Cinta adalah sebuah keindahan, tetapi akan lebih indah jika sudah menikah, bukan begitu pak? bukan begitu buk? Jalan yang berkelok, dan begitu banyak itu nggak akan menjadi masalah yang terlalu beresiko setelah menikah. Sudah terjaga. Makanya ni Vee pengen segera menikah,, (hahah curhat) Bukannya apa-apa,,, Tapi bukannya kalau keindahan itu nggak bisa di pertanggungjawabkan jadinya tak indah lagi? setidaknya jika sudah terjadi ikatan yang syah, apapun yang akan terjadi akan ada sebuah pertanggung jawaban yang menyertai, ada do’a, dan ada pahala yang di janjikan… Dan yang jelas = bakalan ngurangin investasi dosa yang dah di tumpuk-tumpuk selama berpacaran. Ada yang nggak setuju? Atawa ada pendapat lain? silahkan berperang batin setelah membaca artikel ini.. heheh…

(tertanda) Vee

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s