Monthly Archives: November 2008

Sehari bersama “mantan” yang waktu itu masih berstatus pacar. ( judul yang panjang)

Standar

Tadi abis ngelanjutin tulisan “Perkara Itu,,,,” yang belum kelar-kelarĀ  malah jadi keingetan mantan…

Sebenernya kata orang si pamali ngomongin kejelekan orang lain, apalagi mantan, kan pernah di sanjung-sanjung juga, dulu…

Ini cerita tentang mantan Vee yang ke… berapa ya (ngitung dulu bentaaaar…), iyuh dink yang ke-9. Lhah ni orang tuh gag pernah mau ngalah, pokoknya intinya mah nyeblin banget!!! (Goblognya aku, kok ya masih mempertahankan dia waktu itu).

Read the rest of this entry

Iklan

Gue Berhasil ngerjain temen2 gue dg sebuah SMS,, (Wuihihi,,,)

Standar

Wuih!! gue sukses berat bo’ ( idih,, napa jadi gue-gue an gini yah?),, maklum,, akhir-akhir ini aku gi sering ngobrol ma Ermalena Rahmawati, seorang sahabat yang pernah tinggal serumah, tapi sekarang malah hijrah ke Bali, kuliah di Udayana,, Nhah si Malena inilah penyebar virus Lu-Gue yang sekarang jadi malah nemplok di aku.. Hikz..

Read the rest of this entry

Editan dari “Pemikiran” yang berisi Penghinaan besar kepada ISLAM

Standar

Kenapa ya???

Orang Indonesia itu, sudah sukanya saling mengolok, mengolok negeri sendiri, sekarang malah mulai ada yang berani mengolok Nabi, Mengolok islam, mengolok Alloh???!!!

Kurang puas hah?!! dengan perbuatan keji yang dilakukan tiap hari??( yang memang setiap manusia tempatnya kesalahan?) Truz kenapa sekarang malah mulai membuat sensasi dengan pengolokan besar terhadap ISLAM???!!

Aku tak berhak mengatakan BIADAB terhadap siapapun, tapi ketika kalian membaca sebuah Tulisan, yang katanya hasil dari sebuah pemikiran ( Pemikiran yang keblinger mungkin maksudnya), aku tak sempat lagi berfikir untuk menyetop kata BIADAB itu muncul dari hatiku, yang kemudian tersalur disini.
Sehingga kemaren dengan emosi yang lumayan tak terkontrol, segera saja kutulis tulisan ini, yang di lengkapi dengan link blog edan itu.
Tapi kemudian, teman-teman blogger lainnya mengingatkanku, betapa sang “Penghina ISLAM ” itu akan berloncat kegirangan, dan berteriak kesenangan, menikmati kemenangannya yang semu itu.
“Ugh bodohnya aku”..
Tapi sebenarnya aku masih menyimpan dendam pada yang peleceh islam itu,,peleceh Nabi besarku itu,,, Dendam aku,,,
Wong di kasih Al-Qur’an yang bener kok, masih sempat-sempatnya memisah-misahkan ayat,, Truz sa’enake dewe membuat pengertian,membuat “pemikiran”,,,, itulah orang yang tidak berfikir, wong di suruh berpikir, ko malah…..
Kalau udah gini kan otomatis juga akan mempengaruhi politik dan ekonomi kita juga,, dimata dunia, Indonesia tuh akan terlihat seperti apa coba???
Udah yang kemaren – kemaren juga bikin heboh, di tambah komentar-komentar yang saling menghujat,, apa nggak kelihatan banget kalau di negara kita, politik adu domba itu adalah cara jitu merobohkan Negeri besar tercinta ini??
( Eallah,, tapi ko aku kemaren malah kecebur got nista yang juga malah memenangkan sang provokator,, untung-untung, teman-teman sangat baik mengingatkanku),,,maavkan aku teman-teman…

“Pemikiran” yang berisi Penghinaan besar kepada ISLAM

Standar

Kenapa ya???

Orang Indonesia itu, sudah sukanya saling mengolok, mengolok negeri sendiri, sekarang malah mulai ada yang berani mengolok Nabi, Mengolok islam, mengolok Alloh???!!!

Kurang puas hah?!! dengan perbuatan keji yang dilakukan tiap hari??( yang memang setiap manusia tempatnya kesalahan?) Truz kenapa sekarang malah mulai membuat sensasi dengan pengolokan besar terhadap ISLAM???!!

Setelah puas memecah belah Indonesia dengan sensasi berbeda tentang Eksekusi Amrozi Cs,, sekarang giliran tulisan yang melecehkan Agama yang di bawa Nabi Besarku..
Udah sepi job kaleeee,,,
Wong di kasih Al-Qur’an yang bener kok, masih sempat-sempatnya memisah-misahkan ayat,, Truz sa’enake dewe membuat pengertian,membuat “pemikiran”,,,, itulah orang yang tidak berfikir, wong di suruh berpikir, ko malah…..

Ck..ck..ck.,,,,

kalau kata teman saya gini ” Cek,,ck,,ck,, ini adalah BLOG yang harus di BLOCK“,,

Astaghfirullohal adzimm,,

(waduw??? ko malah aku ikut mengolok-olok orang lain??)

*ngaciiiiiiiiiiiiiiiiiir!!!!*

Aku merinduinya

Standar

Aku mencintainya,,,

hanya itu yang ku tahu,,

hanya itu yang kubisa

hanya berucap ” Aku mencintainya,,”

Meski sebuah makanan berjenis Bakso telah memisahkan kami

Tapi aku mencintainya

Aku merinduinya

Suara merdu nyanyiannya, aku merinduinya.

Belaian lembut tangannya di ubun-ubunku, aku merinduinya.

Tusukan setiap nadanya di jantungku, Aku merinduinya..

Aku merinduinya,,

Woooiiiiiiiiiii!!! dengarkanlah,, ” Aku merinduinyaaaaaaaaaa!!!!”