Aku mencintaimu ibu

Standar

Sholat shubuh telah usai,,
Hp ku berdering,, ouh ibuku rupanya yang menelepon..
“hi mah!!”
“nduk, ko ndak pernah telepon atau sms mama?”
“JRENGGGG!!!” jantungku berdegup,, aku miris mendengar itu,,
Betapa tidak??!!
Aku mendengar kata-kata itu mengalir dari mulut ibuku untukku, untuk anaknya yang menurutnya tak lagi ingat padanya..
“Ya Alloh” Aku membisikkan asma Alloh pelan ke lubuk hatiku sendiri.
” Maaf ma”
Aku baru menyadari, ternyata sudah beberapa hari ini aku mengabaikan ibuku,
Aku hanya memikirkan hidupku di kost ini,
Hanya memikirkan kuliahku yang ngejar bimbingan,
Hanya memikirkan mau memberikan apa untuk Ibuku saat Lebaran,
Hanya itu,,
Kenapa aku tak berfikir, bahwa ibuku justru lebih membutuhkan suara sapa anaknya?
Ibuku jauh lebih membutuhkan support anaknya saat sedang bermasalah, meski dia tak membagi, tapi dia akan jauh lebih tenang ketika sapa anaknya terdengar.
Kenapa aku tak memikirkan itu.
Kadang aku menyesal
Tapi kadang aku bersyukur.
Aku bersyukur karena aku belum terlambat untuk menyadari betapa aku penting untuk ibuku.
Betapa aku bisa membahagiakan ibuku walau hanya dengan menyapanya dari ujung handphone ku.
Aku tak akan melupakanmu ibu,,
Aku akan setiap hari menyapamu,
aku tak ingin terlambat.
“Aku mencintaimu ibu…..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s