Monthly Archives: September 2008

Ucapan selamat Tidur

Standar

Vee mu berterimakasih ah ma teman-teman, sahabat-sahabat, prend-prend, n pacar-pacar (uPz!!!) vee.

Mereka selalu mengingat vee, bahkan ketika menjelang Tidur,,Mereka masih sempat memencet hp nya meski mungkin cuma forward, tapi mereka rela memencet hp ya untuk mengirim sebuah sms ucapan selamat malam, atau sekedar selamat tidur untuk vee..

=========================

  • Moko

Pejamkanlah matamu sbelum tertidur,

mimpilah dlm dekapan sang rembulan malam

karena mimpi itu kan jd nyata

krn dlm mimpimu masih ada org yg mnyayangi & mngasihimu.

==========================

Read the rest of this entry

Iklan

UCAPAN SELAMAT MALAM

Standar

Tentu menyenangkan jika bisa memberikan ucapan indah pengantar tidur menuju mimpi untuk orang-orang tersayang,, pacar, sahabat, keluarga.

Nhah vee dapet beberapa sms selamat malam dari pacar dan teman-teman vee juga, yang pengen vee bagi untuk kamu.

==============================

Berhubung malam kian
larut,,, waktunya tarik selimut, cuci kaki byar gag da semut, jgn dgr
lagu dangdut, tkt nanti manggut2, salam dari si imut,,,
“Bissmika allohuma ahya wabissmika amuuuut”

Kak Nanda

=========================================

Read the rest of this entry

Perkara itu…

Standar

Dia,,, manusia dengan suara pecah, yang aku tak pernah tertarik padanya meski dia rajin mengirim pulsa.

Dia,, yang setiap menelponku selalu bercerita tentang dirinya itu. Sungguh aku tak pernah terpikirkan untuk membahasnya, meski hanya sedetik, tak pernah terpikirkan. Hingga suatu hari,,,

Suatu hari dia bercerita panjang lebar tentang masalah keluarganya, tentang usianya yang hanya tinggal menunggu 8 bulan setelah fatwa vonis dari dokternya. Sesungguhnya aku tak begitu tertarik padanya, tetapi aku tertarik pada ceritanya, pada kejiwaannya, bagaimana dia menghadapi semua itu, hanya itulah yang membuatku tertarik.

Sejak itu dia jadi rajin menceritakan kisahnya padaku,meski jadi tak rajin mengirim pulsa lagi.

Namanya Ryan, aku memanggilnya ian.

Ian masih bisa menampakkan cerita konyolnya, masih bisa tertawa lebar, itu yang membuatku bingung atau malah kagum,, entahlah…..

Boleh bocorin sebuah rahasia???

SStttts,,, Aku tak yakin kalau aku pernah melihatnya, atau bertemu dengannya,, meski sepertinya aku sangat mengenalnya. Hingga akhirnya aku tau, ternyata aku pernah bertemu dengannya, dia sepupunya temanku dan pernah datang bertamu ke rumah.

Akhirnya untuk kedua kalinya kami bertemu, dia datang lagi ke rumah ketika aku “pulang kampung”.

Aku merasakan ada yang berbeda dari dia, tapi tak tau apa,, padahal dia sama sekali bukan tipeku, bahkan aku tak pernah terpikirkan punya perasaan seperti ini padanya. Sudahlah,,,

mengalir sajalah,,,

Tapi sejujurnya kalau boleh jujur, “mantanku” berfikir aku memutuskannya karena ian, entah pikiran picik macam apa itu? wong aku sama sekali tak punya perasaan apa-apa ke Ian waktu aku putus dengannya,.

************

Read the rest of this entry

Terkurung sial sehari

Standar

“gimana??!!! Al bertereak minta penjelasan

“gag tau, gimana ini?!!” Aku juga ikut bertereak panik,, iyah panik hanya itu gambaran kami.

Aku dan Al terkurung di dapur kost kami, mulanya itu ulahku mengambil kertas yang nyelip di lubang selot pintu. Aku jengkel, karena kertas itu, pintu tak bisa di tutup kecuali dengan kunci.

Read the rest of this entry

sepucuk guratan sakit hati

Standar

UGH!!!!

jauhlah sana,,,!!!!!!

ternyata penekanan diriku tak membuahkan hasil, aku mulai tak kuat, emosiku mulai labil. Tepat di bulan ramadhan ini.

Tak kuat lagi hatiku terhadap ini. Sesungguhnya tak apa kau Mementingkan ibadahmu,, ituh bagus kan?

Tapi entah kenapa aku mulai merasakan bahwa sesungguhnya kau hanya ingin menjauh dariku.

Dulu kau bilang pulang kerja selalu malam, tapi nyatanya itu hanya alasan untuk menutupi bahwa kau pergi ke tempat lain, Sungguh perih…

Sesungguhnya jika kau ingin menjauhpun aku rela, aku ridho, Toh kau milik Alloh, terserah Alloh mau memberikanmu pada syapa, jika memang akhirnya Allohpun tak ridho kau bersamaku, sungguh aku rela.

Aku tak ingin terlalu larut dalam hubungan ini.

Tak ingin,,

bukan karena ku tak cinta, tapi ini bukan hubungan syah,,

Dan di dalam sebuah hubungan yang belum syah, akan banyak sekali hal tak terduga yang bisa terjadi,, bisa putus, lanjut, ataw tak bergeming.

Tak peduli aku,,,

jika memang hendak menjauh, menjauhlah secara baik, jangan menyakitiku seperti ini, kau membuatku menunggu setiap detikku,,entah sampai kapan??!!!

jika hal ini terus berlanjut hingga kau tak mengenalku bahkan tak ada secuilpun ingatanmu tentang aku, ya sudah,,

pergilah kau..

jangan ganggu aku lagi, tak usah kau bersusah susah demi aku, tak perlu lagi kau menghabiskan waktumu untuk menemaniku, aku pun tak butuh itu.

Aku tak punya cukup kekuatan untuk” ngerti”

Aku tak punya cukup kekuatan untuk” menerima keadaan”

Aku tak cukup kekuatan,,

tak cukup,,,!!

Sakiiiiiit,,

Periiiiiiiih,,

hikZZ,,,

Kurelakan kau, pergilah dengan pilihanmu, jangan kau menoleh lagi ke aku jika itu memang keputusanmu..

hikz,,,




MOTIVASI,,MOTIVASI,, Ah!!!!

Standar
Motivasi???

Tentu banyak sumber berbeda yang mengartikan motivasi secara berbeda pula, begitupun aku..

Aku bisa bilang motivasi adalah “ibuku”

Aku juga bisa saja bilang motivasi adalah “puw” ( dya manusia dengan tampang cowok , eh dya memang benar- benar cowok dink), karena ibuku dan juga puw adalah gelintiran manusia yang selalu mengobarkan semangatku, menyulut emosiku, dan membuatku selalu berpikir, “aku harus berbuat apa setelah ini?”.

Ketika Hatiku bergejolak ingin marah, tentu aku tak akan menampakkan kemarahanku terlalu besar jika aku di hadapan puw, karena aku juga masih harus “cari muka” di depannya. Meski niat sebelumnya tidaklah murni, tapi itulah motivasi, tak selalu murni tetapi membangkitkan semangat dalam diri untuk berbuat yang lebih baik, untuk meningkatkan integritas, menigkatkan kualitas diri, dan menahan emosi negatif untuk di transfer menjadi emosi positif.,,,,,,,,,itulah motivasi.

Motivasi adalah sesuatu yang bisa mengangkat derajad kita. Tentu saja tidak dengan tiba-tiba, atau bahasa belandanya “ujug-ujug”, tidak demikian.

Tetapi bertahap, jika motivasi itu dari luar diri, maka “dia” akan merasuk kesela-sela pemikiran kita, memompa jantung, dan masuk ke hati,,(bener gag nih??), lalu dia akan mengakar ke dalam prinsip kita.

“AKU PASTI BISA LEBIH…..” dsb….

Tentu saja kebanyakan motivasi itu baik.

Tapi motivasi terbaik adalah motivasi yang murni dari dalam diri kita, tapi lagi-lagi tak mungkin manusia bisa terus menerus memompa motivasi dengan sendiri tanpa bantuan lingkungan…

Lingkungan sangat penting dalam perannya sebagai motivator.

Bukan begitu bu’???

Bukan begitu pak??

yah begitulah,,,

Carilah motivator terkuatmu dalam sebuah hal, mungkin “puw”, mungkin “ibu”, mungkin buku” ini gue”, mungkin juga motivator2 di dunia maya, di net mungkin,,

Carilah dia, bangkitkan semangatmu. Kejarlah karirmu, sekolahmu, kuliahmu, agamamu, keluargamu,,

Kejarlah yang kau inginkan.

“SEKARANG!!!!!!”

“SEMANGAT!!!!!!!!!”